jump to navigation

Mari Melepas Masa Lajang Agustus 6, 2008

Posted by amazonic in kisah.
add a comment

Nikah tedi

Ket : Photo pernikahan Tedi

Sudah lama kali tidak ngisi blog ini. Ngak tahu kenapa jadi mendadak malas. Namun komentar Afte dan Lyanda yang datang hampir bersamaan, seakan membangkitkan semangat kembali. Ada bulir aura yang tiba-tiba mengalir dari kepala menggerkan tangan. Hasilnya jadilah postingan ini.

Tulisan terakhir yang saya tulis 8 Juni 2008, bukan sebuah postingan, namun hanya pengumumam soal album angkatan 2000. Hampir dua bulan, sejak pengumuman terakhir itu. Sudah banyak yang berubah. Kabar baru datang bersileweran. Dan Alhamdulillah, hampir semuanya kabar bahagia.

Dalam dua bulan itu, berkali-kali saya mendapatkan SMS. Yang isinya hampir sama, “segera memenuhi sunah rasul, akan menikah .. dengan ..di.., atau sebuah undangan hadiri pernikahan kami, saya.. dengan.. di..”. Ada juga yang langsung mengirimkan undangan. Wooow,,, anak 2000 satu demi satu melepas masa lajang.

Sepanjang ingatan, saya pernah menerima undangan dari Tedi Marta Kusuma, mendapat SMS dari Meliani, mendengar kabar dari Nenda, di email Nancy Wilian, dan terakhir mendapat SMS dari Nila Sari Marnis. Semua kabar itu adalah kabar gembira. Semuanya mengabarkan pernikahan.

Bahagiakah kita, sudah  pasti. Bisa dibayangkan bagaiman ramainya pertemuan alumni kita nantinya pada 2010 mendatang. Pertemuan perdana ini, Insya Allah dimeriahkan tangisan anak-anak. Berniat menambah semarak pertemuan itu?? makanya buruan MENIKAH. Mari melepas masa lajang . (harfianto)

Album Kimia 2000 Juni 8, 2008

Posted by amazonic in Uncategorized.
1 comment so far

Album

Seperti janji saya sebelumnya, saya akan postingkan photo-photo kimia 2000. Berikut link album kita yang saya buat di multiply. Untuk negliat album kita klik aja http://alekimia.multiply.com.

 

Cerita Dari Nancy Juni 8, 2008

Posted by amazonic in ingatan.
2 comments

Kemarin browsing di kantor. Sambil ngederin Michael Learn To Rock nyanyi, iseng buka spam di email. Eh ngak taunnya ada email Nancy Wiliam. Isinya komplit. Karena emailnya bukan email pribadi, saya postingin aja ke blog. Nah ini dia email Nancy..

Dear Anto..

Dear Nancy. 

Assalamualikum Wr.Wb

Walaikumsalam wr wb 

Dua hari lalu saat nancy browsing, tiba2 nancy liat web Amazonik wah…kagetnya liat foto angkatan kita.

Sayangnya belum semua photo kita aku postingin. Belum ada waktu luang lagi…yang lain ntar lagi nyusu.

Sepertinya liat comment dari teman2 kangen lagi mau kumpul bareng
Nancy sekarang di Batam sendirian..

Tapi ntar lagi ngak sendirian lagi kan?, dah ada si Masnya

Kayaknya angkatan 2000 ga ada yang kesini, jadi kalo info kampus nancy cuma dapet dari Periodik 98

O.. ya. Periodik memang the best pokonya.. hehehe

 
Disini nancy sering ketemu sama dosen2 yang lagi seminar, kayak Pak Ong, Pak syukri , Pak  ABdi, buk DEDEK, buk refilda tapi yang sering sama pak Ong, karena beliau sering seminar and pertemuan para rektor di batam..

Nancy kerja di Perusahaan Jepang dengan management singapore, trus sekalian ngajar juga. Disini karena perkuliahan pada malam hari jadi nancy siangnya kerja di Industri, malamnya ngajar..

Slamat….wow wanita karier kali)

Anto gimana kabarnya

Sehat. Info lengkap liat di http://orangmiskin.wordpress.com

Teman2 gimana..nancy jarang buka internet karena dikantor cuma bisa email, ada pun komputer yang bisa access internet tapi kadang ga ada waktu biasanya kalo lagi libur baru ke warnet
 
Kemaren sempat nancy baca di web kalo Adial dah punya anak yaa…trus santi dijepang juga dah punya anak, Iye lagi di thailand..

semuanya dah nyebar ke mana-mana. Hidup hanya sebuah halte Cy, kita ketemu lalu pergi mengejar takdir masing-masing. Mudah-mudahan, di lain waktu kita ketemu di halte yang sama. Walau cuma 4 tahun, tanpa kita sadari kita telah saling meninggalkan jejak dan kartu nama. Tidak akan ada yang melupakan kenangan itu 

Oh ya anto sekalian nancy mau informasikan kalo nancy bulan juni depan mau melepas masa lajang, heheh… pesta and akad nikah di padang dan di Semarang ..kebetulan calonnya orang jawa…

wah.. selamat

Semuanya teman2 udah asik dengan kehidupannya sendiri..palingan nancy kadang2 email2an sama Afte and only Afte….

benar kali 

Abisnya alamat email teman2 pada ga tau..

sama Cy, ku jg ngak tau apa aja alamat orang tu. Makanya ku bikin wadah ini

Kalo anto bisa kirim and cc berita terbaru dari angkatan kita jangan lupakan nancy yaa..

siap 

Keep in touch
 
 
Nancy Willian
Quality Assurance Section
QC-Engineer
NOK Asia Batam
Tlp. 0770-611379 ext.213

Lagu Cinta di Folksong 2000 Mei 11, 2008

Posted by amazonic in ingatan.
Tags: , , , ,
3 comments

bergetar hatiku saat ku berkenalan dengannya
kudengar dia menyebutkan nama dirinya

sejak ku bertemu, ku telah jatuh hati padanya
di dalam hati telah menjelma cinta
dan bawalah daku selalu

dalam mimpimu, dilangkahmu, serta hidupmu
genggamlah daku kini juga nanti
harapan di hatiku…
bawalah diriku slamanya…

Bergetar hatiku, saat ku berkenalan dengannya
kudengar dia menyebutkan nama dirinya

sejak ku bertemu ku telah jatuh hati padanya
di dalam hati telah menjelma cinta
dan bawalah daku selalu…
dalam mimpimu di langkahmu, serta hidupmu
genggamlah daku kini juga nanti
harapan di hatiku…
bawalah diriku slamanya…

Masih ingat dengan lirik lagi di atas. Saya yakin tidak seorang pun anak 2000, terutama yang ikut Periodical Camp (PC), lupa lirik lagu itu. Lagu cinta yang dibawakan almarhum Chrisye ini adalah lagu wajib saat angkatan 2000 ikut perlombaan folksong PC 21 di kecamatan lima kali sepuluh enam lingkung, Kabupaten Padangpariman.

Saya memang bukan tim Folksong. Dan jujur seumur-umur, tidak bisa bernyayi (kecuali lagu wajib Padamu Negeri, Mengheningkan Cipta dan Indonesia Raya saja), namun jika anak-anak 2000 menyanyikan lagu itu, apalagi diiringi gitar acoustik, minimal saya menggerakan bibir juga.

Lagu itu tentu saja punya kenangan mendalam bagi kimia 2000. Saya fikir, di PC itulah Kimia 2000 merasakan pahitnya kekalahan. Dari tiga jurusan Mipa (Matematika, Kimia, Fisika) yang ikut perlombaan, angkatan kami tampil sebagai juara tiga. Lumayan, daripada tidak sama sekali.  

Padahal latihannya begitu serius. Pernah latihan sembari teriak-teriak di bibir pantai. Tujuannya, biar bisa ngalahin suara ombak. Mereka juga pernah minum air jahe, biar suaranya jelas. Biar peak kontrolnya kerasa. Tapi takdirnya kalah juga.

Siapa-siapa skuadnya saat itu? Saya tidak lagi teringat. Namun ada hal yang perlu diintat-ingat. Salah satu  anggota folksong, Rizki Hendri menjadi standar “goyangan” bagi yang lain. Sebabnya bukan karena dia berjoget dengan pinggang lentur nan meliuk. Justru kebalikannya. Kata anggota folksong lain, goyangan Rizki ngak beda jauh sama tentara berjoget. Kaku. Goyangan tentara Rizki ini, mau tidak mau, biar tampak kompak mesti jadi standar.

Menjadi tim Folksong, tentu saja mendapatkan sedikit privelesi. Mereka agak diistimewakan saat PMB. Jika yang lain dimarahi sampai “muntah”, mereka paling dikasih peringatan sayang. Saat PC tiba, yang bukan tim folksong harus menjadi tim advent (bertugas mendirikan tenda) sampai terbakar seluruh wajah, mereka lagi dapat hak istimewakan. Begitu datang, langsung menghuni tenda yang sudah terpasang.

Demikian juga, saat malam puncak PMB di arana PC, yang bukan tim folskong di “ospek” beselimutkan dingin, mereka dapat dispensai. Diselimutin, biar ngak sakit dan flu. kan besok mau tanding. Di Ospek juga, tapi dikit.

Tapi itulah, meski diistewakan, tidak ada rasa iri di hati yang lain (walau saya tahu dalam hati banyak juga yang ngedongkol ). Kami yakin, mereka adalah duta Kimia di pertarungan antar jurusan itu. Di suara mereka, harga diri kami dipertaruhkan.

Angkatan 2000 akhirnya memang tersingkir. Air mata pun tumpah, bukan saja dari mata lugu kami anak-anak baru, namun juga dari senior kami (angkatan 1998). Saat itu, saya pribadi paham dalam hati, ada rasa cinta mendalam dari anak 1998 kepada kami. Rasa cinta yang juga kami rasakan dua tahun kemudian kepada angkatan 2002. Ada kedekatan yang tidak biasa. Ada rasa berbeda. (harfianto)

Bulir Air Mata itu pun Jatuh April 12, 2008

Posted by amazonic in kisah.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Kapan tangis pertama itu pecah. Saya tidak lagi ingat. Namun dalam perjalanan si-Amo2onic.com ini, setidaknya menurut catatan kecil dan ingatan saya, pernah beberapa kali air mata itu jatuh di pipi kita. Angkatan ini pernah terisak dalam emosi, pemohonan, kekalahan dan sedih. Bahagia?? saya belum bisa mengingatnya.

Ada tangis tertahan saat kita semua emosi, karena salah seorang rekan kita diperlakukan tidak semestinya oleh senior. Dalam Pembinaan Mahasiswa Baru (PMB) 2000 silam, tangisan pertama kita pecah saat komting saat itu, Tedi Marta Kusuma, di “hantam” oleh pembina kita. Kita semua marah, beberapa lelaki angkatan ini mengejar membalas dan perempuannya menjerit. Namun pada akhirnya kita semua menangis.

Kita menangis bukan karena sedih (saya kira), tapi lebih karena emosi yang tertahan. Kita marah, tapi dilarang untuk melampiaskannya. Kita ingin membalas, tapi dikekang untuk tidak melawan. Kita ada dalam posisi tersimpuh dan mohon pengampunan. Ujungnya hanya tangis yang kita punya. Kita terlalu muda saat itu, tidak paham apa makan “hantaman” itu. Kita menangis dalam keluguan remaja beranjak dewasa.

Lalu ada tangis kepura-puraan (ini subjektif saya). Saat itu rapat angkatan. Beberapa kita menangis, membujuk beberapa rekan untuk ikut PMB. Karena ketidakhadiran meraka adalah petaka buat kita. Sang senior tidak mau tahu, yang penting kita harus hadir lengkap.

Saya bilang tangis kepura-puraan karena ada nilai pamrih di dalamnnya. Kita menangis dan mengajak demi keselamatan kita. Kita mengucurkan air mata, setelah beberapa senior memberi tips, “keluarkan air mata kalian. Ajak dia dengan air mata, pasti teman kalian itu akan tersentuh dan kemudian ikut PMB”, begitu kira-kira nasehat yang pernah saya dengar.

Saat itu—bahkan sampai saat ini saya masih kukuh—saya berfikir, itu adalah nasehat terkonyol yang pernah saya dengar. Ketidakhadiran kawan-kawan yang lain dalam PMB, tidak bisa dituntaskan dengan air mata. Mereka harusnya dibujuk dengan kesadaran. Akhirnya saya benar, mereka yang menolak hadir tidak mempan dengan air mata “buaya itu”.

Hanya itu? Tidak. Tangisan paling ikhlas adalah saat angkatan ini kalah dalam perlombaan folkssong tahun 2001 silam. Dari tiga peserta, kita berhasil menjadi juara tiga. Tangis kita pecah. Terutama si tim folksong. Semuanya tersedu, bulir-bulir air mata jatuh ke tanah dan kita berpelukan dalam sedih yang teramat. Itulah tangisan penuh arti saat itu. Itulah tangisan pertama kita dalam kekalahan.

Kita menangis, karena kita kecewa. Jika dibandingkan jurusan lain, kita telah berlatih giat, paling lama dan paling serius. Satu bulan lebih persiapan menghadapi folksong, tidak ada harganya malam itu. Kita menangis dalam kekalahan.

Tangis kebahagian?? Adakah jenis kesedihan satu ini menghampiri kita. Saya sudah tidak ingat lagi. Pernahkah, kita secara massal, terisak melihat teman kita berhasil. Apakah saya lupa atau memang kita tidak pernah mengucurkan air mata masal kebahagian. Apakah karena kebahagian itu kita telan sendiri, dan kita hanya berbagi kekalahan, emosi, ketakutan dan rasa tidak percaya diri. Saya benar-benar sudah lupa. (harfianto)